a. Seluruh umat manusia tetap hidup di dalam dosa‑dosa mereka
Pada ayat 16 Paulus menempatkan argumen utamanya: “sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.” Kematian Kristus akan mengakibatkan berbagai konsekuensi dan malapetaka, salah satunya sebagaimana yang dikemukakan Paulus adalah: “jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia‑sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu.” Setelah mengulangi pernyataan mengenai konsekuensi bahwa iman orang percaya itu menjadi sia‑sia, Rasul Paulus menunjukkan akibat lain, yaitu bahwa orang percaya tidak akan lebih baik secara rohani daripada orang-orang yang tidak percaya. Orang Kristen akan tetap hidup di dalam dosa mereka sama seperti para penyembah berhala dan orang‑orang fasik lainnya. Kita akan berada di dalam perahu yang sama dengan orang-orang yang tidak menyembah Allah, yang kepada merekalah, Yesus bersabda, “Kamu akan mati dalam dosamu” (Yohanes 8:21).