Khotbah Perjanjian Baru

Makna Kebangkitan Tubuh Jasmani

 

Selain dari fakta tentang kebangkitan orang percaya yang diajar­kan di dalam Perjanjian Lama, kita pun dapat melihat bahwa di dalam pengajaran Yesus selama pelayanan-Nya di dunia ini serta di dalam pengajaran para rasul, tema kebangkitan tubuh merupakan tema yang populer dan banyak menjadi perdebatan, termasuk di dalam kehidupan berjemaat di Korintus. Iytulah sebabnya, ketika muncul keragu‑raguan di antara mereka, Paulus mengulas hal ini dengan jelas dan tegas di dalam suratnya kepada mereka, terutama di dalam pasal 15. Ia membuka ulasannya dengan sebuah argumentasi yang sederhana dan masuk akal: “Jadi, bilamana kami beritakan, bahwa Kristus dibangkitkan dari antara orang mati, bagaimana mungkin ada di antara kamu yang mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan orang mati?” Secara gramatikal dari bahasa aslinya, kalimat ini mengimplikasikan suatu kondisi yang benar. Orang-orang Korintus percaya akan kebangkitan Kristus (1 Korintus 15:1‑11) dan bahwa Dia telah bangkit dari kematian-Nya. (Kata “bangkit” pada konteks ini dalam bahasa aslinya adalah egeiro, yang artinya “telah dibangkitkan”.) Jika demikian, mengapa kemudian mereka menyangkal kebenaran umum tentang kebangkitan ini? Apabila Kristus telah dibangkitkan, maka berarti bahwa kebangkitan menjadi hal yang mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *