Saudara-saudara, Firman Tuhan yang baru saja kita renungkan mengingatkan kita bahwa sukacita natal bersumber dari kelahiran Yesus Kristus, Juru Selamat bagi segala suku, bangsa, kaum, dan bahasa yang mendamaikan manusia berdosa dengan Allah yang maha kudus. Damai sejahtera secara vertikal, yaitu dengan Allah ini berdampak juga terhadap damai sejahtera horizontal, yaitu dengan sesama. Marilah kita merayakan natal tanpa kehilangan esensi berita natal di tengah segala kemeriahan dan pernak-pernik natal. Maka sukacita dan damai sejahtera natal yang sejati akan terus kita rasakan. Amin.
— Khotbah Natal —
The Joy of First Noel
December 23, 2019