Sebagaimana Allah mengenal bangsa Israel dengan baik, demikian pula Allah mengenal kita dengan baik karena Ia yang menciptakan kita. Allah pula yang akan memilihkan rute-rute kehidupan yang dipandang-Nya cocok dan mampu kita tanggung. Tidak mungkin Tuhan memilih rute-rute yang tidak bisa kita lalui. Tidak mungkin, karena tuntunan itu selalu dibuat berdasarkan kekuatan umat-Nya.
Saya mempunyai sebuah pengalaman tentang perjalanan yang berat. Saya tidak biasa berolahraga sehingga jalan kaki sebentar buat saya terasa melelahkan. Saya tidak kuat berjalan kaki terlalu jauh karena terbiasa mengendarai motor atau mobil. Namun, beberapa bulan yang lalu di dalam sebuah pelatihan, saya dipaksa berjalan. Saya dan peserta-peserta lain diberi satu tugas untuk mencapai suatu tempat di Gunung Bromo dengan berjalan kaki. Di awal perjalanan kami bertanya kepada penduduk, kira-kira berapa lama kami akan sampai di Hotel Lava View dengan berjalan kaki. Kata mereka, “Dekat, Pak. Cuma dua jam”. Memang lain orang Surabaya, lain orang Bromo. Bagi orang Surabaya, dua menit sudah terlalu jauh. 20 menit, minta ampun! Dua jam … ah, yang bener aja! Akan tetapi, tidak ada pilihan lain; kami harus berjalan di jalan setapak yang melintasi bukit.