Seorang anak kelas I sekolah dasar (SD) sedang ulangan Matematika. Soalnya: 3 + 5 = berapa? 7 – 2 = berapa? 5 + 12 = berapa? Semua sesuai dengan kemampuannya. Ada juga seorang anak kelas I sekolah menengah atas (SMA) yang mengerjakan soal Matematika tentang akar, persamaan, sinus, cosinus, dan lain-lainnya. Jika kedua anak yang berbeda tingkat ini mulai melihat soal satu sama lain, apa reaksi mereka? Si anak kelas I SD mungkin berpikir : “Apa itu akar? Akar itu di pohon, ngapain di sini?” Ia tidak mengerti. Sementara anak yang duduk di SMA melihat soal anak kelas I berkata, “Gila soal saya susah banget! Soal anak kelas I SD gampang banget!” Apakah ia akan berkata, “Tukar deh, saya ngerjain punyamu aja; Pak guru, saya minta izjin ya, bolehkah saya mengerjakan soal anak kelas I SD?” Tidak, tidak begitu!
Wujud Nyata Tuntunan Tuhan
May 20, 2017