4) Semua kesaksian dan segala pemberitaan tentang kebangkitan menjadi dusta besar
Jikalau Kristus tidak bangkit, maka semua orang yang bersaksi dan mengabarkan berita tentang kebangkitan-Nya layak pendusta, tidak terkecuali Rasuk Paulus dan para rasul lainnya. Mereka akan disebut sebagai saksi dusta, yang mengklaim hal yang tidak benar tentang kebangkitan Kristus.
Dengan tidak adanya kebangkitan, maka para nabi pada zaman Perjanjian Lama, para rasul, serta para pemimpin gereja pada masa Perjanjian Baru tidak sekadar berbuat kesalahan, tetapi juga sengaja membuat kesalahan. Dengan kata lain, mereka semua adalah penipu ulung. Tidak ada kemungkinan sama sekali, seperti apa yang dikatakan para penganut liberalisme, bahwa kesalahan tersebut bersifat naif. Jikalau Kristus tidak bangkit dari maut, maka mereka bukan hanya tidak diutus Allah untuk menyampaikan berita mengenai diri-Nya, tetapi mereka juga adalah para pembohong yang bersekongkol untuk mempertahankan kebohongan mereka secara konsisten dan memadukan dengan rapi kisah bohong tersebut.