Perintah Keempat: Tetaplah Kuat
Perintah ini merupakan kunci keempat bagi kehidupan Kristiani yang penuh kuasa. Perintah ini dalam bahasa Yunani memakai kata krataioo, yang acap dipakai di dalam Perjanjian Baru untuk menunjukkan pertumbuhan batiniah dan rohani. Kata kerja ini berbentuk pasif dan secara harfiah berarti “dikuatkan”. Kita tidak dapat menguatkan diri kita sendiri, itu adalah pekerjaan Allah. Bagian kita adalah menyerahkan diri kita kepada-Nya supaya Dia berkenan menguatkan kita. Kita hanya dapat “menjadi kuat di dalam Tuhan, dan di dalam kekuatan kuasa‑Nya” (Efesus 6:10), dan “menjadi kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus” (2 Timotius 2:1).