Jadi, dari dua cerita tadi, yang manakah yang menggambarkan sikap manusia? Mau mengalahkan diri sendiri untuk kepentingan pihak lain, atau sebaliknya cenderung egosentris alias mau menang sendiri? Kita mungkin berkata, ya lihat-lihat situasinya. Mana yang lebih menguntungkan! Pertanyaannya adalah lebih menguntungkan untuk siapa? Untuk diri kita sendiri, bukan? Jadi, kita bisa sepakat bahwa kita cenderung memikirkan dan mementingkan diri sendiri.
Setia di Tengah Luka
September 2, 2017