Khotbah Perjanjian Lama

Setia di Tengah Luka

Dalam perjalanan pelayanannya, Yeremia mengalami betapa sulitnya mengharapkan kesetiaan dari manusia. Sebagai nabi, ia berkhotbah dan menyampaikan kehendak Allah. Ia memanggil umat Tuhan untuk bertobat. Umat Tuhan pada masa itu telah berbalik dari kesetiaan menuju pada pengkhianatan. Sebelumnya mereka setia karena ingin mendapatkan berkat dari tangan Tuhan. Mereka rajin beribadah dan melayani. Akan tetapi, setelah semua hal mereka dapatkan, bagaimanakah mereka memperlakukan Allah? Mereka mencampakkan Allah, dan beribadah kepada berhala. Bayangkan betapa sakit hati Allah, dan sekaligus betapa tidak tahu dirinya orang Israel. Seperti kata pepatah, “Habis manis sepah dibuang!” Kesetiaan orang Israel ternyata hanyalah cara untuk mendapatkan sesuatu dari Tuhan, dan setelah itu mereka memutuskan untuk berpaling dari Tuhan. Kesetiaan orang Israel ternyata tidak berlandaskan ketulusan hati, tetapi kepentingan diri sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *