Khotbah Topikal

Pengampunan, Jalan kepada Kebebasan

SS, ketika ayah Yusuf yaitu Yakub mati, saudara-saudara Yusuf dilanda ketakutan yang amat sangat terhadap Yusuf karena mereka sadar bahwa selama itu mereka telah berbuat sangat jahat terhadap Yusuf.  Yusuf mereka jual, dan harus mengalami peristiwa-peristiwa tidak enak, dan pernah mencicipi penjara selama bertahun-tahun.  Saudara-saudara Yusuf begitu takut Yusuf akan membalas dendam kepada mereka setelah ayah mereka meninggal.  Karena itu, mereka meminta ampun kepada Yusuf mengatasnamakan ayah mereka.  Sebab itu mereka menyuruh menyampaikan pesan ini kepada Yusuf: “Sebelum ayahmu mati, ia telah berpesan: 17 Beginilah harus kamu katakan kepada Yusuf: Ampunilah kiranya kesalahan saudara-saudaramu dan dosa mereka, sebab mereka telah berbuat jahat kepadamu. Maka sekarang, ampunilah kiranya kesalahan yang dibuat hamba-hamba Allah ayahmu.” Mereka tahu Yusuf sangat mengasihi Yakub sehingga akan menaati perkataan ayahnya.  Namun, ketakutan saudara-saudara Yusuf itu sirna manakala Yusuf menangis dan berkata: “Aku inikah pengganti Allah?”  Yusuf memang telah menderita akibat perbuatan kakak-kakaknya, namun ia melihat semua itu dari sudut pandang Allah.  Ia sangat meyakini bahwa penghakiman dan penghukuman adalah hak Allah.  Yusuf memilih untuk memberikan pengampunan kepada saudara-saudaranya.  Ia mungkin pernah benci, pernah sakit hati, tapi ia tidak membiarkan semua itu menguasainya, melainkan membebaskan dirinya dengan mengampuni saudara-saudaranya dan membebaskan pula saudara-saudaranya dari rasa takut.  Yusuf  bukan hanya mengampuni, ia menerima saudara-saudaranya, dan menjadi pemelihara hidup mereka. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *