BISS, kalaupun hamba itu minta waktu untuk melunaskan hutangnya (ay. 26) kita tahu pasti ia tidak mungkin sanggup. Ia tidak mungkin bekerja 165.000 tahun untuk melunaskan hutangnya. Jika usia hidup manusia tertinggi seratus tahun, maka butuh 1650 generasi untuk membayar hutang ini. Itu pun kalau setiap generasi mampu hidup dan bekerja selama seratus tahun! BISS, bagaimana sang hamba dapat berhutang sebesar itu, kita tidak tahu. Mungkin saja Tuhan Yesus yang agak “lebai” dengan menggunakan jumlah yang besar tersebut. Namun, dari kisah ini saya percaya Yesus memang sengaja menggunakan jumlah yang fantastis ini untuk menegaskan inti perumpamaan-Nya, yaitu tentang kemurahan hati Allah terhadap manusia.
— Khotbah Topikal —
Pengampunan, Jalan kepada Kebebasan
May 21, 2020