Khotbah Perjanjian Lama, Khotbah Topikal

Saul: Bersandar pada Kekuatan Manusia

Kemenangannya terhadap bani Amon (1Sam 11) membuat dia lupa diri. Allah tidak lagi menjadi fokus kehidupannya. Keberhasilannya dan kedudukannya sebagai raja kemudian menjadi fokus kehidupannya. Rupanya kedudukan raja dan kemenangan-kemenangan yang berhasil diraihnya membuat Saul tidak kuat menanggung beban psikologis yang besar itu. Dari seorang pemalu dan kurang percaya diri, tiba-tiba dia menjadi orang nomor satu yang dihormati seluruh Israel, dipuja dan dipercaya penuh. Perubahan itu terlalu tiba-tiba bagi dia dan rupanya Saul menjadi terikat dan terobsesi dengan perubahan yang menyenangkan itu sehingga akhirnya kedudukan dan kehormatan menjadi fokus utama dalam kehidupannya. Dia tidak mau dirinya dihina ataupun diremehkan lagi. Berapapun harga yang harus dibayar, dia akan bayar demi mempertahankan kedudukan dan kehormatannya itu. Sampai akhirnya dia berani melanggar ketetapan Allah ketika dia merasa bahwa kedudukan dan kehormatannya terancam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *