Khotbah Perjanjian Lama, Khotbah Topikal

Saul: Bersandar pada Kekuatan Manusia

Sayang, Saul ternyata bukan sadar dan mau taat menyembah kepada Allah dengan tulus, tetapi tetap terus menjaga jarak dengan Allah. Bagi Saul Yahweh bukanlah benar-benar Allahnya. Yahweh adalah Allah Samuel dan tidak punya relasi apa-apa dengan Saul (1Sam 15:15, 21, 30). Walaupun lahir sebagai orang Israel, ternyata Saul tidak punya pengenalan secara pribadi dengan Allah. Memang menyedihkan. Akan tetapi hari ini juga banyak “orang Kristen” (maksudnya lahir dari keluarga Kristen, punya KTP Kristen), yang rajin ke geraja setiap minggu, suka ikut doa, bahkan mungkin ikut melayani, tetapi tidak punya relasi dengan Allah. Ibadah dan ritual keagamaan hanya sekedar sebuah tanda bahwa dia orang beragama, orang baik. Tetapi ketika menghadapi persoalan hidup ternyata sandarannya adalah uangnya, kedudukannya, kepandaiannya, relasinya dengan orang-orang besar ataupun yang semacam itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *