“Harapan yang tertunda menyedihkan hati”. Pertanyaan yang penting adalah, mengapa harapan itu tertunda dan tertunda? Apakah harapannya terlalu tinggi, sehingga tidak realistis? Atau harapan itu bukan menjadi kebutuhan pokok? Banyak harapan yang diinginkan untuk memenuhi kebutuhan sekunder, seperti hobi, kesenangan hati, kepuasan diri, dan sebagainya. Namun, harapan itu, entah penting atau tidak penting, jika tidak terpenuhi tetap saja menyedihkan hati. Sebaliknya, keinginan yang terpenuhi akan memberikan sukacita.
Indahnya Harapan yang Terkabul
September 15, 2017