Amsal menyatakan, “Keinginan yang terpenuhi adalah pohon kehidupan.” Kalau hasil keinginan itu dikaitkan dengan pohon kehidupan, maka kita dapat mencoba memahami apa yang dimaksudkan oleh Amsal. “Pohon kehidupan”? Yaitu memberikan arti yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat kekal, bukan sementara, dan mempunyai nilai berharga. Dengan demikian, “keinginan” di sini adalah keinginan yang mengandung nilai kekal, yang berkaitan bukan dengan hal-hal yang sementara. Misalnya, orang yang mempunyai keinginan untuk keselamatan orang lain, atau ada yang merindukan suami, istri, anak-anak, orangtua, atau orang-orang yang dikasihinya mengalami perubahan hidup, karakter dan sifat-sifatnya yang tidak baik berubah menjadi baik, dan sebagainya. Tentunya keinginan yang demikian menjadi harapan bagi semua orang.
Indahnya Harapan yang Terkabul
September 15, 2017