Renungan Berjalan bersama Tuhan

Kemah Orang Jujur

Amsal mengatakan “rumah orang fasik”, yaitu rumah orang yang tidak mau mengenal Tuhan, akan musnah. Bayangkan kebutuhan rumah yang sangat kompleks itu sangat membutuhkan Tuhan yang mengatur seluruh hidup kita dan memenuhi kebutuhan kita dengan sempurna, tetapi orang-orang yang di dalamnya tidak mau mengenal Tuhan, pasti seluruh rumahnya akan binasa. Berbeda dengan kemah orang jujur akan diberkati Tuhan. Kemah lebih sederhana dari rumah, kalau orang mendirikan rumah, maka rumah itu pasti permanen, tidak bisa dipindah-pimdah. Lain halnya dengan kemah. Jika orang membangun kemah, itu sifatnya sementara, hanya beberapa waktu saja, entah hari atau bulan, setelah itu kemah dibongkar lagi dan kemudian dipasang kembali di tempat yang berbeda. Kemah menggambarkan rumah yang masih sangat sederhana, tetapi kalau dibangun dengan jujur, maka kemah itu akan kokoh sekali. Jika ada ketidakjujuran dalam keluarga, berarti ada kebohongan, sudah tidak ada lagi kepercayaan antara orang yang satu dengan orang yang lainnya, maka rumah yang demikian akan musnah. Kemah orang jujur pasti dibangun dengan mengandalkan Tuhan dalam seluruh hidupnya, maka semua orang yang ada dalam kemah itu akan mengalami sukacita luar biasa! Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *