Dalam pelayanan selama dua hari di Jakarta (September 1992), saya kira bukanlah kebetulan bila saya bersama empat rekan saya. Saya melayani di GKJMB Pos Sunter, yang digembalakan oleh seorang teman lama dari Persekutuan Pemuda GKI Ujung Pandang. Saya bersama keluarganya sempat mengenang kembali sesosok figur bapak rohani kami. Tidak sedikit pemuda bimbingan beliau, baik di Indonesia maupun manca negara, melayani Tuhan dengan giat dan setia. Sebagai seorang penerjemah, masih jelas dan terus mengiang di telinga saya munculnya sebuah ungkapan yang jujur, “Saya tidak tahu apakah saya bisa terus setia kepada Tuhan dalam pelayanan hingga titik akhir hidup saya ini?”
Jangan Sampai Tersisihkan
January 6, 2018