Renungan Berjalan bersama Tuhan

Upah Hukuman dan Pengajaran

Jika orang bijak mendapat pelajaran, pasti ia akan memiliki pengetahuan yang lebih luas lagi. Pengalaman-pengalaman akan kebenaran, keadilan, dan kebaikan menjadi realitas dalam hidup sehari-hari, Itulah yang menambah pengetahuan. Pengetahuan yang dimaksud di sini bukan saja ilmu pengetahuan, melainkan juga pengetahuan kehidupan yang semakin bijak. Marilah kita saling belajar mendisiplin diri untuk hal-hal yang tidak benar supaya kebenaran, kebaikan, dan kejujuran menjadi pernyataan kasih yang riil dalam hidup bermasyarakat. Bila itu terealisasi, maka kita tidak perlu lagi merasa takut atau penuh kecurigaan terhadap orang lain karena semua orang dapat mengatakan kebenaran dan kejujuran. Amin.

Pokok Doa:

  1. Tuhan, berilah aku sikap dan perkataan yang jujur, bukan menjadi pencemooh dan pembual. Konsep dunia kerap mengatakan bahwa orang yang pandai berbicara dan bersilat kata lebih mudah diterima dan memiliki banyak teman. Orang yang berani berbicara dengan lantang walaupun kebenarannya belum tentu terwujud lebih disukai banyak orang. Orang yang berani memberikan janji-janji manis, harapan-harapan yang muluk, seolah-olah mampu memperbaiki kondisi masyarakat yang miskin, rusak, dan sebagainya. Mereka malah bisa diterima masyarakat. Tuhan, tolonglah aku untuk tidak terjebak dalam keadaan seperti itu.
  2. Tuhan, bimbinglah kami sebagai gereja agar dapat memperlengkapi anggota jemaat untuk berani berkata-kata dengan benar, bukan membual dan memberikan janji kosong. Pimpinlah kami agar dapat memperlengkapi anggota jemaat yang terlibat langsung dalam politik praktis, mereka yang tergabung dalam partai-partai, yang duduk sebagai anggota Dewan, dalam pemerintahan, dan sebagainya. Biarlah apa yang dikatakan dan dijanjikan benar-benar diwujudkan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *