Sungguh suatu pengalaman yang ironis. Oma Lovely, tinggal di sebuah panti wreda, di kamar yang kecil, terkadang terasa pengap, sementara semua anaknya tinggal di rumah yang cukup megah. Sang oma sama sekali tidak menuntut dari anak-anaknya. Ia tidak mau merepotkan anak-anaknya, ia lebih menikmati tinggal di panti wreda tanpa ada beban sedikit pun.
Amsal memberikan peringatan bahwa anak yang melupakan ayah dan ibunya, perbuatannya itu akan memalukan diri mereka. Semua orang pasti akan membicarakan bahwa ada anak yang tidak mengasihi ibunya. Hal itu pasti tidak memberikan kesaksian yang baik sebagai anak-anak Tuhan. Mempermalukan dirinya sendiri dan menjadi batu sandungan. Amin.