Ilustrasi
Saudara, saya bersyukur bisa berkuliah di SAAT ini. Selain mendapatkan pengajaran yang dalam sangat baik melalui dosen-dosen di tempat ini, saya juga belajar melalui teladan hidup dari para dosen di tempat ini. Salah satunya adalah Pdt. Peter Wongso. Sebagai salah satu orang yang turut merintis SAAT ini dari awal, beliau tidak silau dengan jabatan. Dalam buku berjudul “Hamba Yang Melayani” yang didedikasikan untuk ulang tahun ke-80 dari Pak Peter Wongso. Pak Daniel Lukas menuliskan bahwa Pelayanan Pak Wongso selama ini bukanlah pelayanan yang biasa-biasa saja. Sepanjang hidupnya ia memberikan sebuah contoh kehidupan dan pelayanan yang berkualitas dan signifikan bagi kerajaan sorga dan gereja-gereja Tionghoa di Indonesia maupun manca negara. Saudara-saudara, meski pun ada banyak orang yang mengagumi pelayanannya, ia tidak menjadikan dirinya fokus atas apa yang dicapainya. Dalam khotbahnya di wisuda tahun lalu, ia tidak menceritakan mengenai prestasi-prestasinya, ia tidak membangun reputasi dirinya atas keberhasilan seminari ini, sebaliknya dengan terharu ia mengatakan syukurnya kepada Tuhan atas pemeliharaan yang Tuhan beri untuk seminari ini. Beliau memiliki hidup yang berfokus pada dasar yang benar yakni Kristus dan bukan dirinya. Pak Wongso bukan sedang membangun dirinya. Ketika orang melihat SAAT, orang bukan melihat Peter Wongso ataupun Andrew Gih, tapi orang melihat Tuhan yang menjadi dasar atas sekolah ini.
Aplikasi
Saudara-saudara, suatu saat nanti mungkin kita akan dipakai Tuhan untuk melayani di berbagai bidang, atau dipercayakan Tuhan sebuah jemaat, entah besar entah kecil. Akan jadi seperti apakah pelayanan kita nanti tergantung pada fondasi yang kita letakan hari ini di hati kita. Apakah kita ingin meletakkan pelayanan kita di atas fondasi yang benar, yaitu Kristus, atau diri sendiri? Apakah kita sibuk dengan diri kita? Membangun diri kita di tengah jemaat. Ataukah kita sungguh berfokus kepada orang-orang yang kita layani dan meletakkan dasar, yakni Kristus dalam hidup mereka.
Hal kedua yang harus kita lakukan dalam membangun jemaat Allah adalah: