Renungan Berjalan bersama Tuhan

Firman Itu Menjadi Manusia

Firman Itu Menjadi Manusia

Yohanes 1:1-18

Oleh: Pdt. Nathanael Channing

Mukjizat yang terbesar dan teragung di dunia ini sebenarnya bukan ketika orang buta dicelikkan, orang lumpuh berjalan, orang dirasuk setan menjadi sembuh, orang tuli mendengar, atau ketika badai dengan gelombang yang ganas bisa menjadi tenang dan sayup-sayup, melainkan ketika Firman itu menjadi manusia! Itulah mukjizat yang terbesar dalam sejarah dunia dan yang paling Agung! Itulah yang disaksikan oleh Yohanes, “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran” (Yohanes 1:14). Betapa dahsyatnya ketika Firman itu menjadi manusia! Apa sajakah yang membuat seluruh alam raya dan jagat surgawi itu gempar? Para malaikat memuji dan menyembah kebesaran Allah, dan seluruh kerajaan setan gemetar karena Allah menjadi manusia dan akan meremukkan kepala ular, yaitu si Iblis. Maka kegemparan surgawi itu juga dibawa oleh para malaikat yang memberitahukan kepada para gembala yang sedang menjaga domba-domba mereka. Para malaikat itu mengajak gembala-gembala itu memuji dan menyembah Allah karena segala kemuliaan hanyalah bagi Allah di tempat yang mahatinggi.

Itulah mukjizat yang paling besar di seluruh muka bumi ini. Dikatakan demikian karena di sana tampak kasih Allah yang sangat besar pula. Kasih Allah yang rela mengurbankan Anak-Nya yang tunggal untuk menjadi manusia dan datang ke dalam dunia. Ia datang ke dalam dunia yang berbeda dengan surga yang penuh dengan kemuliaan. Dia meninggalkan surga dan masuk ke dalam dunia yang penuh dengen kecemaran dan dosa. Dia datang ke dalam dunia bukan untuk mencari kenikmatan dunia ini, melainkan untuk menyerahkan diri-Nya menjadi korban bagi dosa manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *