Renungan Berjalan bersama Tuhan

Gembira Karena Kecelakaan?

Amsal menyatakan, “Siapa yang mengolok-ngolok orang miskin, menghina penciptanya.” Mengapa orang bisa mengolok-ngolok atau menghina orang lain? Karena ia tidak bisa menempatkan dirinya menjadi orang miskin. Kalau ia bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi orang miskin, maka ia akan menghayati makna hidup yang dijalani orang itu dan dirinya sendiri. Ia juga tidak akan bergembira karena orang lain mengalami kecelakaan. Bukankah kita seharusnya juga ikut hancur dan sedih ketika melihat kehancuran hati dan kesedihan orang yang mengalami kecelakaan? Ketika kita bersikap tidak peduli dengan sesama kita, maka kita sudah menerima hukuman kita sendiri. Bukankah kita semua diciptakan segambar dan serupa dengan Allah? Dia menciptakan kita sedemikian mulia. Kita dipanggil untuk saling menghargai dan mengasihi sesama kita. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *