Sebaliknya sebuah hardikan, yaitu peringatan keras dengan kata-kata yang tegas, justru akan membuat proses pendidikan semakin matang; menumbuhkan pengertian si anak. Kata-kata tegas, dan bukan pukulan, bisa memotivasi anak untuk berjuang keras memperbaiki diri, mendorong dirinya melakukan yang benar. Hardikan karena kasih akan bermakna. Amsal mengajarkan kepada kita bahwa cara kekerasan ternyata tidak bisa dipakai dalam proses pendidikan untuk mendewasakan anak. Pukulan tidak pernah menyelesaikan masalah apa pun karena pukulan dianggap sebagai kekerasan yang menyakitkan hati. Sedangkan hardikan, kata-kata yang tegas, akan membuat anak-anak berpikir, mencerna dengan baik, dan kemudian mengalami proses pendidikan yang semakin dewasa. Amin.