Khotbah Perjanjian Baru

Jaminan Kasih Allah

Saudara-saudara yang dikasihi Kristus… Di dalam kitab Roma kita menemukan kelegaan itu, karena firman-Nya memberikan kepastian dan jaminan kasih Allah. Paulus menutup pasal 8 dari kitab Roma dengan menanyakan dan menjawab empat pertanyaan untuk memastikan jaminan kekal kita. 

Pertanyaan pertama, “Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?” (ay. 31). Orang-orang mungkin menentang kita, mereka mungkin melawan kita, tetapi mereka tidak dapat menjungkirbalikkan atau melemahkan kasih Allah kepada kita. Jika Allah yang bertujuan memberi kita kemuliaan adalah Allah yang mahakuasa, mengapa kita takut terhadap segala macam perlawanan? Selanjutnya Paulus menegaskan, “Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimana mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?” (ay. 32). Dengan kata lain, mengapa kita harus berpikir bahwa Allah akan meninggalkan kita, jika Dia telah memberikan Anak-Nya kepada kita? Mengapa kita harus berpikir bahwa kasih-Nya ada batasnya, jika Dia telah memberikan apa yang paling berharga bagi-Nya? Dengan menyerahkan Anak-Nya sendiri, Allah telah menunjukkan betapa besar dukungan-Nya bagi kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *