Pengalaman di atas memberikan contoh bahwa relasi kita dengan orang lain sangatlah penting. Relasi karena kedekatan hati yang didasari kasih Allah saja. Kedekatan hati itu tidak membangun tembok-tembok atau jurang pemisah yang dalam, tetapi relasi yang dekat dari hati ke hati. Relasi dari hati ke hati adalah relasi yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Kapan pun dan di mana pun kita berada, kontak hati itu tetap terjalin dengan baik. Kontak hati yang terus saling mengingatkan, menegur, mengkritik, dan membangun pertumbuhan rohani sangat dibutuhkan oleh kita sekalian sebagai jemaat atau tubuh Kristus. Marilah kita membangun relasi dari hati ke hati. Sekalipun jauh tetapi tetap dekat di hati. Orang yang mempunyai kedekatan hati akan terus saling menguatkan sehingga kehidupan rohani kita semakin dewasa. Amin.
Jauh di Mata Dekat di Hati
July 9, 2018