Renungan Berjalan bersama Tuhan

Keluarga Sejahtera, Keluarga Bahagia

Para suami yang telah mengikuti perenungan “Berjalan Bersama Tuhan”, sudahkah hidup Anda dipimpin oleh Tuhan? Amsal mengatakan bahwa suami-suami yang dikenal di pintu gerbang ketika mereka duduk bersama tua-tua negeri, mereka bukan merumpi, merasani, atau suka omong kosong, melainkan mereka adalah yang kesukaannya belajar kebenaran firman Tuhan, mulutnya selalu berbicara masalah hikmat, berdiskusi tentang hikmat, membahas, dan terus ingin mencari tahu mengenai hikmat. Bukan itu saja, para suami itu mampu memberikan pengajaran dengan lemah lembut. Lidahnya bukan lidah kasar, penuh kebohongan dan kekerasan, melainkan lidah yang lemah lembut, yang mengajarkan kebenaran firman-Nya kepada seluruh anggota keluarganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *