Lain halnya dengan kemah. Jika orang membangun kemah, itu sifatnya sementara, hanya beberapa waktu saja, entah hari atau bulan, setelah itu kemah dibongkar lagi dan kemudian dipasang kembali di tempat yang berbeda. Kemah menggambarkan rumah yang masih sangat sederhana, tetapi kalau dibangun dengan jujur, maka kemah itu akan kokoh sekali. Jika ada ketidakjujuran dalam keluarga, berarti ada kebohongan, sudah tidak ada lagi kepercayaan antara orang yang satu dengan orang yang lainnya, maka rumah yang demikian akan musnah. Kemah orang jujur pasti dibangun dengan mengandalkan Tuhan dalam seluruh hidupnya, maka semua orang yang ada dalam kemah itu akan mengalami sukacita luar biasa! Amin.
Kemah Orang Jujur
September 17, 2017