Amsal mengatakan tentang orang yang dikenyangkan dengan kebaikan. Ternyata yang perlu kenyang bukan perut fisik saja melainkan juga “perut moral”. Perut moral bisa kelaparan, kehausan, bahkan menjadi miskin dari kebenaran. Bagaimana bisa kenyang dengan kebaikan? Tidak lain oleh buah perkataan. Ternyata perkataan yang mengandung kebenaran firman Tuhan akan memberikan dampak besar bagi kebaikan. Sesungguhnya perkataan bisa menghasilkan dua hal, yakni yang baik dan yang jahat, tergantung dari sumbernya. Sumber kebenaran akan mengeluarkan kata-kata kebenaran, sementara sumber kejahatan akan mengeluarkan kata-kata yang jahat pula. Amsal memberikan nasihat agar perkataan kita mengeluarkan kebenaran, dengan demikian memberikan dampak kebaikan. Perkataan yang terus mengungkapkan kebenaran akan menghasilkan tindakan, dan tindakan itu memberikan dampak kebaikan. Tindakan itu adalah karya tangan. Tangan akan melakukan perintah dari kebaikan itu untuk melakukan kebaikan pula. Karena sumbernya kebenaran, buah yang keluar adalah kebaikan. Buah kebaikan yang dihasilkan memberikan dampak tidak hanya bagi dirinya sendiri tetapi juga orang lain. Kalau dalam hidup ini kita terus mengenyangkan perut dengan makanan, marilah kita juga mengenyangkan diri dengan kebaikan, sehingga tangan kita juga mengerjakan kebenaran dan orang lain juga merasakan buah-buah kebaikan kita dan boleh mengenal kasih karunia-Nya.
Kenyang dengan Kebaikan
August 31, 2018