Amsal mengatakan istri yang cakap akan menjadi mahkota suaminya. Apa yang dimaksud dengan istri yang cakap? Tidak lain adalah istri yang mampu menempatkan diri dan berperan sebagai pendamping suami dan ibu rumah tangga. Istri menjadi pendamping yang tunduk kepada suami. Tunduk di sini bukan berarti suami dapat berbuat sewenang-wenang sehingga bisa melakukan apa saja terhadap istrinya. Pengertian tunduk justru menempatkan suami sebagai kepala keluarga, di mana suami mengasihi istri seperti Kristus mengasihi jemaat. Jika suami tidak melakukan peran itu dengan baik, istri mempunyai hak sepenuhnya untuk mengingatkan! Namun, jika melakukan tindakan sebaliknya, misalnya mempermalukan suaminya, istri akan menjadi penyakit yang membusukkan tulang. Mempermalukan suami misalnya menjelek-jelekkan, memandang rendah, menghina, tidak taat, tidak sopan, dan sebagainya. Tindakan itu akan menyakiti suaminya, bahkan seluruh anggota keluarganya, seperti penyakit yang menusuk sampai tulang, begitu dalam dan menyakitkan. Tindakan yang demikian adalah tindakan yang tidak diperkenankan Tuhan.
Mahkota Suami
August 29, 2018