Pengalaman hidup yang demikian benar-benar menjadi pengamatan Amsal. Memang harus disadari bahwa dalam pergaulan bermasyarakat, bersosial, berkeluarga, dalam pekerjaan dan pelayanan, dapat terjadi hal-hal yang baik maupun yang tidak benar; yang memberi kesan sukacita atau dukacita. Kesan yang penuh sukacita akan terus menjadi cerita yang menyenangkan, membangun dan memberikan semangat bagi orang yang mendengarnya. Tetapi di sisi lain, kesan yang menyebabkan duka dan membuat hati terluka akan menjadi cerita yang tidak menyenangkan karena kisah itu akan terus diulang dengan sikap hati yang terluka. Bukan itu saja, juga ada rasa sakit hati yang diungkapkan dengan dendam, ia tidak akan merasa puas sebelum pembalasan terjadi. Ada yang terus mengatakan bahwa sebelum dendam itu diwujudkan, maka masalah ini belum selesai. “Aku dihancurkan, maka aku juga yang akan meluluhlantakkan dia.” Pembalasan itu harga mati yang sudah tidak bisa ditawar lagi! Ternyata pembalasan itu bisa lebih kejam!
Pembalasan Pasti Lebih Kejam
November 30, 2018