Renungan Berjalan bersama Tuhan

Salam Rabi

 

Di sini kita bisa melihat bahwa manusia yang sudah jatuh ke dalam dosa, apalagi yang hidupnya diperhamba oleh dosa dan Iblis, dapat memelintir segala sesuatu yang benar. Hal yang baik bisa diputar menjadi sesuatu yang sangat jahat. Bukankah itu sangat kontradiktif? “Salam” yang berarti damai, bisa berubah menjadi permusuhan; yang seharusnya bermakna harmonis bisa berubah menjadi kebencian yang akhirnya membawa pada pembunuhan. Oleh karena itu, pemberian salam oleh orang-orang yang masih dikuasai dosa hanya bersifat basa-basi. “Salam” bisa menjadi petunjuk untuk menangkap, tanda kebencian, bukti pengkhianatan, dan sebagainya. Ingat, bukankah Iblis itu memang bapa pendusta? Dari awal mula Iblis memang sudah membohongi manusia dan memutarbalikkan kebenaran Tuhan. Marilah kita selalu waspada terhadap tipu muslihat Iblis. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *