Khotbah Perjanjian Baru, Khotbah Topikal

Pegawai Istana: Iman vs Rasio, Emosi dan Kehendak

Di dalam Matius 8 dan Lukas 7 diceritakan bahwa yang sakit adalah pegawai seorang perwira (hekatontarkhos), sedangkan dalam Yohanes 4 yang sakit adalah anak pegawai istana (basilikos). Yang satu militer yang satu lagi orang sipil. Yang sakit dalam Matius 8 dan Lukas 7 adalah pegawai si militer, yang sakit dalam Yohanes 4 adalah anak si pegawai istana. Demikian juga di dalam Matius 8 dan Lukas 7 sejak semula perwira itu diceritakan telah memiliki iman yang begitu besar, sehingga Tuhan Yesus sendiri digambarkan sangat heran bahwa ada orang non-Israel punya iman sebesar itu (Mat 8:10; Luk 7:9). Tetapi dalam Yoh 4 dikatakan bahwa kalau pegawai istana itu tidak melihat tanda dan mujizat, maka dia tidak akan percaya (Yoh 4:48). Dari sini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa Matius 8 dan Lukas 7 menceritakan tentang iman perwira yang sudah “jadi,” sedangkan Yohanes 4 menceritakan bagaimana proses terbentuknya atau munculnya iman pegawai istana itu. Dari tidak percaya sampai benar-benar percaya sehingga akhirnya seluruh anggota keluarganya percaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *