Khotbah Perjanjian Baru, Khotbah Topikal

Pegawai Istana: Iman vs Rasio, Emosi dan Kehendak

Pergumulan kedua adalah ketika Tuhan Yesus menolak datang ke Kapernaum memenuhi permintaannya untuk menyembuhkan anaknya. Tuhan Yesus malahan mengecam bahwa dia tidak punya iman lalu menyuruh dia pulang dan hanya menjanjikan anaknya hidup (Yoh 4:50). Kehendak yang belum takluk kepada iman memang seringkali membuat orang percaya ingin mengatur Tuhan. Artinya walaupun dia percaya bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah (tetapi baru rasio yang takluk), namun bagaimana hal yang mustahil itu terjadi, harus sesuai dengan skenarionya. Banyak orang percaya penderita kanker yang ketika berdoa mohon kesembuhan dari Tuhan, meminta Tuhan memberi hikmat dokter mana atau rumah sakit mana yang harus dia kunjungi supaya sembuh. Obat apa saja yang harus diminumnya. Padahal belum tentu Tuhan mau menyembuhkan dia dengan cara itu. Bahkan mungkin saja Tuhan tidak mau menyembuhkan dia sama sekali. Ini merupakan suatu tanda bahwa kehendak kita masih dominan dan belum takluk kepada iman. Percaya bahwa Tuhan mampu menyembuhkan tetapi Dia harus menyembuhkan seperti yangsaya kehendaki, bukan iman yang benar di mata Allah. Kehendak yang sudah takluk kepada iman adalah kehendak yang berserah penuh kepada Allah dan Firman-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *