Anak-anaknya bangun dan menyebutnya bahagia! Luar biasa. Kasih sang ayah yang “Berjalan Bersama Tuhan” dirasakan oleh anak-anaknya. Mereka berbahagia, mengalami sukacita setiap hari. Mereka merasakan kenyamanan dalam rumah tangganya. Home sweet home, rumah yang mendatangkan kebahagiaan bagi seluruh anggota keluarganya.
Istri mendapatkan pujian dari sang suami. Ia lebih baik daripada semua wanita yang ada. Mengapa? Karena kemolekannya bukan kebohongan, kecantikannya bukan sia-sia, karena seluruh hidupnya dijalani dengan takut akan Tuhan. Istri yang takut akan Tuhan tahu tugas dan panggilannya sebagai seorang istri. Kemolekan itu didapat di dalam hati yang takut akan Tuhan yang kemudian dipancarkan keluar melalui hati yang mengasihi suami dan anak-anaknya. Demikian pula dengan kecantikannya. Kecantikan itu tidak dilihat dari wajah yang dirawat, telinga yang mengenakan anting-anting emas dan berlian, melainkan kecantikan yang berupa kesetiaan kepada Tuhan di dalam hatinya, yang kemudian terpancar melalui kasih panjang sabar dalam mengasihi suami dan anak-anaknya.