Budaya yang sesungguhnya bukan sekadar kegiatan tanpa makna. Semua bentuk kegiatan itu mengandung nilai-nilai luhur yang disertai dengan nilai-nilai kepercayaan tertentu yang bersifat adikodrati, berkaitan dengan dunia lain. Unsur-unsur animisme sangat kuat dalam budaya-budaya tertentu. Inilah yang harus kita waspadai dan kenali dengan baik. Tujuan utama mengenali budaya adalah agar kita lebih mampu menghadirkan diri kita untuk menjadi berkat bagi orang lain. Menghadirkan diri untuk dapat diterima dengan baik tanpa ada konflik atau pertentangan antarbudaya. Selain itu, kita belajar untuk memilah-milah mana yang benar menurut iman Kristen dan mana yang tidak. Dengan demikian, kita bisa menempatkan diri dengan baik, seperti yang dilakukan oleh Paulus dalam tulisannya kepada jemaat di Korintus (1 Korintus 9:20-22). Baginya, segala budaya penting untuk dipelajari sebagai alat berkomunikasi dan cara menempatkan diri yang baik agar tidak ditolak oleh lingkungan tersebut. Budaya dipelajari sebagai kendaraan untuk bisa diterima semua kalangan tanpa mencampuradukkannya dengan kebenaran iman Kriten. Paulus menandaskan, “Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang” (ayat 19). Dengan demikian, pelayanannya semakin berkembang dan banyak jiwa diselamatkan. Amin.
Pentingnya Budaya
June 25, 2018