“Tanpa pengetahuan kerajinan pun tidak baik; orang yang tergesa-gesa akan salah langkah” (Amsal 19:2).
Amsal ini menegaskan tentang betapa pentingnya pengetahuan yang berjalan seiring dengan kerajinan. Tanpa pengetahuan, kerajinan dapat salah arah, tak membuahkan hasil yang maksimal atau malah mengakibatkan hal yang buruk terjadi. Sama seperti ketidaktahuan pembantu pada kisah tadi.
Demikian juga dengan pengetahuan tanpa kerajinan menjadi tidak bermakna. Apa gunanya penuh pengetahuan namun malas mempraktikkannya? Apa gunanya pengetahuan yang ada di kepala namun tidak sanggup menggerakkan tangan dan kaki untuk bertindak?