Apa yang dikatakan oleh kitab Amsal? Rupanya berkebalikan dengan orang yang merasa risi ketika rambutnya mulai meputih. Kitab Amsal berbunyi, “Rambut putih adalah mahkota yang indah, yang didapat pada jalan kebenaran” (Amsal 16:31). Bagi Amsal, ternyata rambut putih itu merupakan “mahkota yang indah.” Rambut putih didapat bukan dalam waktu sekejap, melainkan bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun. Ada orang yang mengatakan bahwa tidak mudah untuk mengubah rambutnya menjadi putih semua. Ternyata hal itu membutuhkan waktu 70 tahun. Bagi saya terasa aneh, rambut putih itu sudah ditunggu selama 70 tahun, tetapi begitu muncul langsung disemir lagi menjadi hitam. Apakah tidak hal ini tidak kontradiktif? Maka bagi Amsal, “rambut putih” menjadi lambang “keindahan hidup seseorang”, yang melambangkan bahwa ia sudah banyak “makan asam garam”, banyak pengalaman hidup, jatuh bangun, suka duka, kegembiraam dan ratap tangis, kegagalan dan keberhasilan, yang semuanya itu sudah dilalui sejak rambutnya masih hitam hingga memutih saat ini. Bagi Amsal, orang yang sudah memasuki masa rambut putih, berarti orang itu sudah memiliki banyak pengalaman hidup. Amsal memberikan simbol bahwa rambut putih adalah “mahkota yang indah”. Artinya, orang itu senantiasa berjalan dalam kebenaran dan hidup benar-benar dengan takut akan Tuhan, apa yang dijalaninya setiap hari sungguh menempatkan Tuhan sebagai pusat hidupnya. Ia tidak hanya mengetahui tentang Tuhan, tetapi juga melibatkan Tuhan dalam realitas hidup sehari-hari. Penyertaan dan kekuatan dari Tuhan dirasakannya dalam menghadapi segala pergumulan hidupnya sehingga beban hidup yang terasa berat menjadi ringan, karena Tuhan menyertainya.
Rambut Putih Mahkota Indah
October 18, 2018