Persoalannya, apakah yang baik itu tetap baik sampai sekarang? Ternyata tidak, bukan? Karena memang kita sudah jatuh ke dalam dosa. Ketika Amsal mengatakan bahwa siapa yang memelihara mulut dan lidahnya, tentunya itu bukan dalam konteks kesehatan. Mulut dan lidah adalah organ tubuh yang kecil, lembek, dan tidak bertulang. Ada lagu yang mengatakan, “Lidah tidak bertulang”. Bayangkan kalau lidah kita bertulang, kita pasti tidak mampu bersilat lidah. “Memelihara mulut dan lidah” artinya setiap kata yang keluar dari mulut dan lidah kita harus kita jaga sebaik-baiknya. Yakobus juga memberikan ilustrasi bahwa lidah itu bagaikan api yang sangat kecil, tetapi bisa membakar hutan yang sangat luas. Satu atau dua kata saja dapat menimbulkan perkara-perkara yang sangat besar.
Relasi Mulut, Lidah, dan Kesukaran
December 10, 2018