Untuk itu, Amsal menasihatkan bahwa siapa pun yang memelihara mulut dan lidahnya, ia akan memelihara dirinya sendiri dari segala kesukaran yang akan terjadi. Tentunya akan tidak berguna jika seseorang mempunyai tubuh yang segar bugar, tetapi ia buruk dalam berelasi. Yang berguna adalah ketika kita menjaga relasi agar tetap apik dan harmonis, tak lain melalui komunikasi yang harmonis pula. Siapa saja yang menjaganya, ia tidak akan menghadapi kesukaran. Justru sebaliknya, kesukaran apa pun dapat diselesaikan melalui mulut dan lidah yang saling membangun, menguatkan, mendorong, memberikan semangat, dan saling mengasihi di dalam Tuhan. Amin.
Relasi Mulut, Lidah, dan Kesukaran
December 10, 2018