Renungan

Sukses yang Tertunda

 

“Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana” (Amsal 24:16).

Amsal ini menegaskan perbedaan kualitas antara orang benar dan orang yang fasik. Dalam perspektif Amsal, orang yang benar selalu menunjuk pada orang yang mempunyai relasi akrab dengan Tuhan. Ia bisa saja jatuh sama seperti orang yang fasik atau orang yang jahat. Namun, justru dalam kejatuhan itulah kualitas orang benar terbukti. Orang benar bisa saja jatuh tujuh kali, tetapi ia bangun kembali. Sebaliknya, orang fasik akan jatuh dan enggan bangun kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *