“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan” (Amsal 4:23).
Amsal ini mengingatkan kita bahwa ada satu hal yang berharga yang harus kita jaga dan rawat: hati. Dalam perspektif penulis Amsal, hati bukan sekadar berbicara tentang perasaan, melainkan juga tentang pusat kehendak manusia. Sebagai pusat kehendak manusia, hati harus terus terjaga sehingga tidak tercemar oleh luka yang tak terselesaikan. Hati yang terluka atau bahkan hati yang membatu karena pengalaman pahit hanya akan memancarkan kepahitan dan luka itu.