Khotbah Perjanjian Baru

Tetaplah Beriman Pada Kristus!

 

Karunia

Asal katanya adalah “exarisqh” yang dipakai dalam bentuk aorist passive. Artinya: dulu pernah satu kali kepada kita diberikan, dianugerahkan, dikaruniakan. Sekali lagi kita membaca seluruh ayat ini: “Karena kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia.”

Kesanggupan kita untuk menghadapi dua butir di atas: derita dan percaya itu semata-mata merupakan sebuah pemberian Tuhan bagi kita. Fokus kita adalah beriman dan menderita untuk Dia, dan kedua hal ini merupakan karunia Tuhan buat kita. Apabila kita beriman atau percaya, maka konsekuensinya adalah menderita demi iman itu. Tetapi apabila kita tidak melihatnya sebagai karunia, maka penderitaan itu akan semakin memberatkan hati dan membuat kita kecewa. Kondisi tersebut pernah dialami oleh umat Israel pada saat mereka mengembara di padang gurun selama 40 tahun. Di dalam penderitaan yang mereka alami, mereka bersungut-sungut karena tidak mengimani janji Allah. Akibatnya sejumlah besar umat yang tidak percaya itu harus mati di padang gurun tanpa menikmati kelimpahan Tanah Perjanjian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *