Tatkala Allah menjadikan Adam dan Hawa, Dia menyediakan segala sesuatu bagi mereka, bahkan Dia menyediakan sebuah taman untuk dapat mereka nikmati. Sungguh suatu hal yang sangat menyenangkan! Di dalam kasus Ayub, pada prinsipnya Allah tidak ingin Ayub menderita. Sebaliknya, Dia menyediakan berkat berlimpah baginya, karena ia hidup sebagai orang yang benar dan takut akan Allah. Kenyataannya, Ayub terlebih dahulu harus mengalami ujian yang berat, tetapi ujian ini telah mendapat perkenan Allah. Ujian berat ini merupakan sarana yang dipakai Allah untuk memberinya berkat yang lebih melimpah dari sebelumnya. Di balik ujian itu, Allah menyimpan suatu tujuan agung atas diri anak-anakNya. Kepada Abraham, sahabat Allah sendiri, diberikan kelimpahan dalam kekayaan dan iman yang teguh. Tetapi Anda dapat melihat bahwa kekayaan Abraham berbeda dengan kekayaan Lot, keponakannya. Segala yang dimiliki oleh Lot, diperolehnya dengan cara duniawi, yaitu dengan kelebihannya untuk memilih negeri yang subur, dan dengan cekatan ia berhasil merebut hak pilih. Sedangkan Abraham mendapatkan kekayaannya hanya karena ia mengandalkan hidupnya sepenuhnya di tangan Allah.
Tetaplah Beriman Pada Kristus!
February 15, 2018