Renungan Berjalan bersama Tuhan

Kemalasan dan Kelambanan

Kemalasan dan Kelambanan Oleh: Pdt. Nathanael Channing “Kemalasan mendatangkan tidur nyenyak, dan orang yang lamban akan menderita lapar” (Amsal 19:15) Menjelang akhir tahun atau awal tahun atau ketika kita menjumpai orang-orang yang supersibuk, kita sering mendengar kata-kata, “Duuh, rasanya aku terus kekurangan waktu, kalau ada hari ke-8 betapa enaknya ….” atau “Andai kata jam itu… Read More Kemalasan dan Kelambanan

Renungan Berjalan bersama Tuhan

Istri yang Berakal Budi

Istri yang Berakal Budi Oleh: Pdt. Nathanael Channing “Rumah dan harta adalah warisan nenek moyang, tetapi isteri yang berakal budi adalah karunia Tuhan” (Amsal 19:14) Sepanjang jalan hidup manusia selalu terkait dengan masalah warisan. Warisan bisa berupa harta benda, tetapi juga bisa berupa warisan nonmateri, misalnya warisan fisik—ia mirip sekali dengan ayah atau ibunya, sifat… Read More Istri yang Berakal Budi

Renungan Berjalan bersama Tuhan

Maafkan Aku

Maafkan Aku Oleh: Pdt. Nathanael Channing “Akal budi membuat seseorang panjang sabar dan orang itu dipuji karena memaafkan pelanggaran” (Amsal 19:11) Apa hubungannya akal budi dan panjang sabar? Inilah nasihat Amsal yang menghubungkan relasi antara pikiran dan hati. Pikiran lebih banyak berbicara tentang masalah rasio, sesuatu yang masuk akal atau masuk nalar, sedangkan hati lebih… Read More Maafkan Aku

Renungan Berjalan bersama Tuhan

Saksi Dusta

Saksi Dusta Oleh: Pdt. Nathanael Channing “Saksi dusta tidak akan luput dari hukuman, orang yang menyembur-nyemburkan kebohongan tidak akan terhindar” (Amsal 19:5) Kehidupan kita dalam bermasyarakat dan berjemaat pasti tidak bisa dipisahkan dari jalinan relasi. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang terjun seorang diri dalam masyarakat dan juga berjemaat! Kita semua pasti selalu… Read More Saksi Dusta

Renungan

Penilai yang Buruk

Penilai yang Buruk   Hai anakku, jikalau engkau menerima perkataanku dan menyimpan perintahku di dalam hatimu, sehingga telingamu memperhatikan hikmat, dan engkau mencenderungkan hatimu kepada kepandaian. (Amsal 2:1-2)   Suatu kali, Alden anak kami yang pertama, meminta saya merekam aksinya yang menceritakan tentang lego kepunyaannya. Dengan lancar Alden berbicara dalam bahasa Inggris untuk menceritakan keunikan… Read More Penilai yang Buruk

Renungan

Dele dan Tempe

Dele dan Tempe   Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu. (Amsal 3:3)   Esuk dele, sore tempe. Demikianlah bunyi peribahasa dalam bahasa Jawa untuk menggambarkan orang yang kerap kali berubah dalam perkataan dan pendirian alias tidak konsisten. Sikap tidak konsisten tentu saja akan mengecewakan orang-orang… Read More Dele dan Tempe

Renungan Berjalan bersama Tuhan

Bertambah dan Berkurangnya Sahabat

Bertambah dan Berkurangnya Sahabat Oleh: Pdt. Nathanael Channing “Kekayaan menambah banyak sahabat, tetapi orang miskin ditinggalkan sahabatnya” (Amsal 19:4) Siapa relasi kita yang sesungguhnya? Siapa yang menjadi sahabat sejati itu? Lalu apa yang menentukan relasi persahabatan bisa langgeng? Hal-hal apa yang memicu sehingga relasi itu retak, bubar, bahkan putus hubungan sampai seperti tidak saling mengenal… Read More Bertambah dan Berkurangnya Sahabat