Khotbah Topikal

Berjalan Bersama Allah

Henokh percaya kepada Allah, dan ia terus-menerus percaya kepada-Nya. Ia tidak mungkin dapat berjalan bersama Allah selama 300 tahun tanpa mempercayakan diri sepenuhnya kepada Allah selama itu. Henokh tidak pernah melihat Allah, namun ia berjalan dengan Allah. Ia hanya percaya bahwa Allah ada di sana. Dalam hal inilah Henokh telah berkenan di hati Allah.

2. Tindakan Konkret Berjalan dengan Allah: Memberitakan Allah

Henokh yang melakukan pemberitaan tentang Allah dapat kita temukan hanya dalam surat Yudas. Melalui dua ayat tersebut (Yudas 14,15), kita tahu bahwa pemberitaannya kepada orang fasik pada zamannya itu ringkas dan berulang kali. Pemberitaan Henokh jelas tidak efektif, sebab dalam nubuatnya dikatakan bahwa Tuhan hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik dan seterusnya. Tidak ada indikasi bahwa pemberitaan Henokh itu efektif sehingga orang-orang fasik itu bertobat dan berpaling kepada Allah. Yang jelas, Henokh memberitakan tentang Allah dengan setia, ia melakukan apa yang dituntut Allah pada dirinya dan mempercayakan hasil pemberitaannya kepada Allah semata. Satu hal yang pasti dalam pemberitaan Henokh ini: karena kesetiaan Henokh dalam pemberitaan serta kesalehan hidupnya, maka tidak seorang pun yang hidup sezaman dengannya dan berada di sekitarnya memiliki alasan untuk tidak beriman kepada Allah. Mau atau tidaknya mereka beriman, yang jelas pengaruh iman Henokh bisa dirasakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *