Istilah ini sering dipakai untuk menunjukkan kehidupan iman kita, namun diungkapkan dengan kata yang berbeda, yaitu dengan kata hidup. Misalnya, dalam Roma 6:4 dikatakan, “… sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup (berjalan) dalam hidup yang baru.” Efesus 5:2a, “Hiduplah (berjalanlah) di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu ….” Bahkan Yesus Kristus sendiri membicarakan persekutuan kita dengan Dia di dalam surga sebagai suatu aktivitas berjalan, “Mereka akan berjalan dengan Aku dalam pakaian putih” (Wahyu 3:4). Sama halnya dengan Henokh, setiap orang percaya harus berjalan dengan Allah setiap hari semasa hidup di bumi ini. Tatkala tiba di surga, ia akan berjalan bersama Allah untuk selama-lamanya.
— Khotbah Topikal —
Berjalan Bersama Allah
January 27, 2018