Khotbah Perjanjian Lama

Musim-musim Kehidupan

Saudara yang dikasihi Tuhan. Ayat 11 ini merupakan ayat favorit dan biasanya menjadi ayat pilihan bagi mereka yang akan menikah. Bener tidak? Pengkhotbah 3:11 sering dikutip dalam undangan. Setiap kali saya terima undangan, saya berkata dalam hati, “Waduh calon pengantinnya ngefans dengan kitab Pengkhotbah.” Namun, saya harus mengingatkan… ini baru separuh lho. ‘Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya’ itu belum lengkap. Jangan dipotong. Karena apa? Karena masih ada lanjutannya: Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Barangkali ayat 11 bagian awal memang pas untuk resepsi nikah Saudara. Indah pada waktunya mereka menikmati kebahagian pernikahan saat itu. Menjadi raja dan ratu sehari. Tapi, jangan kaget…. Setelah masuk ke dalam kehidupan rumah tangga… lho aku kok tidak ngerti ya nek kon koyok ngono. Lho jebule ngene. Lha pas pacaran kok indah-indah ya. Kok enak-enak tok ya. Lho, ternyata kok banyak sekali masalah ya dalam keluargaku. Aku kok tidak bisa mengerti ya, mengapa semua itu bisa terjadi.

Sering dalam memberi nasihat pernikahan, saya pakai ayat itu. Satu ayat ini cukup. Memang indah pada saat itu, tapi juga Saudara harus mengerti, saatnya nanti engkau tidak bisa mengerti, mengapa ini semua terjadi di dalam kehidupan rumah tanggamu. Perhatikan. Saudara manusia, saya manusia tidak dapat menyelami pekerjaan Allah dari awal sampai akhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *