Serakah adalah naluri egois manusia. Naluri kita semua. Tidak mengenal puas. Seperti kata pemazmur: “… kerongkongan mereka seperti kubur yang ternganga …” (Mz.5:10//Rm.3:13). Cerita di atas bukanlah sekadar persoalan satu atau dua botol minuman. Namun persoalan keadilan. Berapa banyak orang yang punya satu mobil ingin mobil kedua? Berapa banyak orang yang sudah punya satu rumah memiliki rumah kedua ketiga dst? Berapa banyak orang yang sudah punya 10 pabrik masih ingin 100 pabrik lagi. Keserakahan tak pernah puas. Bermacam dalih pembenaran ditemukan. “Kalau bisnis ini tidak saya ambil, orang (etnik, ras, agama) lain yang akan mengambilnya.”
— Renungan —
Pythagoras Cup and Greed
March 12, 2018