Renungan

Pythagoras Cup and Greed

Cerita Injil tentang Anak yang Terhilang membenarkan teori Pythagoras cup. Anak bungsu yang egois, serakah itu juga durhaka. Ia meminta warisan yang belum menjadi haknya. Ini sama dengan berharap bapanya cepat mati saja. Keserakahannya terpenuhi. Semua pembaca cerita ini selama berabad-abad tahu apa tragedi yang kemudian menimpanya. Ia berakhir tanpa punya apa-apa. Hanya karena pertobatan dan cinta Sang Bapa, ia menemukan happy ending.

Serakah adalah naluri tapi bukan hakikat manusia. Jika keserakahan diredakan barulah keadilan dan damai sejahtera dapat terwujud; baik dalam diri sendiri, keluarga, masyarakat, negara maupun dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *