Khotbah Perjanjian Lama

Semak yang Menyala-nyala Namun Tak Terbakar

Saudara yang dikasihi Tuhan. Sekarang perhatikan. Perhatikan. Setelah Musa melakukan pekerjaan Allah dengan cara Allah, dia bukan lagi menjadi pembunuh, tapi penyelamat bagi bangsanya. Ada hasil yang berbeda, Saudara. Melakukan pekerjaan Allah dengan cara Allah akan menghasilkan kesuksesan. Itulah yang terjadi di dalam hidup Musa. Kita melihat ada hal yang ajaib. Kalau saat di Mesir, ketika Musa melakukan pekerjaan Allah dengan caranya sendiri, membunuh orang Mesir. Terus mayatnya, diapakan Saudara? Ya, disembunyikan. Ketahuan tidak? Saat mayat itu dikubur di dalam pasir, ketahuan tidak? Jelas ketahuan. Ngubur satu orang aja Musa tidak bisa. Tapi perhatikan dengan cara Allah, Musa mengubur berapa orang Mesir di Laut Teberau? Berapa? Enam ratus orang lebih, termasuk Firaun, para perwira dan pasukan Mesir. Saudara bisa bandingkan, dua cara yang berbeda. Luar biasa Saudara. Wow. Ini betul-betul pekerjaan Allah yang dilakukan dengan cara Allah. Hasilnya menakjubkan, amazing! Inilah yang harus kita tahu. Inilah yang terjadi… Musa tidak lagi dimakan api, tetapi justru api itu terus berkobar di dalam hidupnya untuk melakukan pekerjaan Allah. Inilah nyala api Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *